|
Apa Yang Semestinya Mereka lakukan Di Aceh? |
|
|
|
|
Thursday, 13 December 2007 |
Penanggulangan bencana, bagaimana pun dahsyatnya seharusnya tetap mengikuti suatu prosedur operasional standar (SOP) yang mengacu pada prinsip-prinsip manajeman bencana. Dan salah satu prinsip utama dalam manajemen bencana ataupun mass casualty incident adalah harus ada satu badan yang berperan sebagai koordinator ataupun Incident Commander. Tanpa adanya satu garis komando, seberapa banyakpun tenaga yang datang membantu, problem tidak akan selesai dengan baik. Yang terjadi malah munculnya problem-problem baru. Incident commander system (ICS) akan berperan dalam mengatur lalu lintas data, bantuan obat dan makanan, relawan sehingga tahap demi tahap dari disaster cycle teratasi. Apa yang terjadi di Aceh - maaf kalau ini kesannya pendapat sepihak - adalah kelemahan dari peranan ICS itu. Ini dibuktikan dengan beberapa fakta: - Tidak ada mapping yang jelas tentang tempat-tempat pengungsi, berapa banyak mereka, apakah mereka sudah hidup di kamp/penampungan pengungsi yang layak menurut standar kesehatan, seperti kebutuhan air, makanan, shelter, sarana mck, sistem pembuangan air limbah (SPAL), sudah ada berapa tim yang membantu ke sana, apa saja bantuan yang diberikan.
- Simpang siurnya data jumlah dan kualifikasi relawan yang bekerja di Aceh. Banyak kelompok relawan yang masuk tanpa koordinasi dengan ICS kemudian berebut lahan dengan tim lain karena tidak punya data yang jelas tentang tempat yang memmerlukan tenaga mereka.
- Identifikasi korban meninggal tidak tertata rapi. Dibandingkan denga tetangga kita yang juga menjadi korban Tsunami kita jelas tertinggal jauh. Di Thailand bahkan identifikasi dikerjakan dengan mengambil sampel DNA korban. Sementara dinegeri ini, berapa banyak mayat yang dikubur tanpa identitas?
Ini hanya sebagian dari masalah yang ada di Aceh, satu hal yang patut disayangkan sebenarnya mengingat bahwa di negara yang rawan bencana seperti Indonesia, kita semestinya sudah punya sumber daya manusia, SOP, dan didukung peraturan/undang-undang yang siap bekerja kapan saja.
|
MedicalNEWS - BAHAYA...
Prinsip Gawat Darura...
wew..liat darah saja saya panik mi. apal...
Steven Johnson Syndr...
berarti harus hati2 tuh