|
Thursday, 13 December 2007 |
Antara HDL, LDL & Penyakit Jantung Koroner Dok, Sebenarnya kolesterol itu apa sih? Kolesterol, secara harfiah sebenarnya berarti minyak padat yang diproduksi oleh kandung empedu. Ini adalah sejenis lemak menyerupai lilin lunak yang normalnya - dalam jumlah tertentu - memang ada di tubuh kita. Kolesterol terutama dipakai untuk produksi beberapa jenis hormon seperti kortison dan hormon sex dan pembentukan dinding sel. Wah, kalau begitu berguna ya dok? makin banyak makin baik? Berguna memang betul, namun problemnya adalah zat ini dalam jumlah yang berlebihan akan sangat berbahaya terutama untuk jantung dan pembuluh darah kita karena kecenderungannya untuk menumpuk didalam pembuluh darah sehingga menyumbat aliran darah. Batasan normalnya berapa sih Dok? Batasan normal menurut NCEP - bukan NCEP di Wah Cantiknya! ya - tapi National Cholesterol Education Program adalah seperti ini: - Kolesterol Total idealnya kurang dari 200 mg/dL, 200-239 mg/dL perbatasan-tinggi sedangkan lebih dari 240 dianggap tinggi.
- Kolesterol LDL (kolesterol jahat) batasan optimum adalah kurang dari 100 mg/dL, lebih dari 129 mg/dL dianggap perbatasan-tinggi, lebih dari 159 mg/dL sudah termasuk tinggi
- Untuk Kolesterol HDL (kolesterol baik) harus mencapai 40 mg/dL atau lebih.
- Kemudian untuk Trigliserida, sebagian literatur menyebutnya kilomikron, batas normalnya adalah dibawah 150 mg/dL
Terus yang jadi patokan yang mana? Semua jenis diatas menjadi patokan. Namun untuk menilai risiko penyakit jantung koroner, LDL kolesterol lah yang dianggap sebagai patokan utama. Kenapa? karena LDL kolesterol inilah yang akan membentuk 'atheroma', suatu tumpukan lemak di dalam lumen pembuluh darah. Kalau atherome itu terbentuk di pembulah darah koroner, pembuluh darah yang menjadi satu-satunya sumber aliran darah ke otot jantung, ini akan mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke jantung yang berujung pada Penyakit Jantung Koroner. Wah, seram juga ya Dok, lantas kenapa HDL dianggap 'kolesterol baik'? HDL membantu menarik LDL untuk tidak bertumpuk di dinding pembuluh darah, semakin tinggi kadar HDL, akan semakin banyak LDL yang dicegah membetuk atheroma Jadi strateginya adalah mengatur supaya LDL tetap dalam batas normal sementara HDL diusahakan setinggi mungkin ya? Caranya gimana tuh? Ini adalah beberapa hal yang bisa mempengaruhi kadar kolesterol anda: - Diet. Lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan yang anda konsumsi bisa menaikkan kadar kolesterol anda. Lemak jenuh adalah faktor utama namun kolesterol dalam makanan juga mempunyai efek. Dengan mengurangi jumlah lemak jenuh dan kolesterol dari diet anda akan sangat membantu menurunkan kadar kolesterol
- Berat Badan. Berat badan berlebih akan menaikkan risiko terkena penyakit jantung. Hal itu juga cenderung akan menaikkan kolesterol anda. Menurunkan berat badan bisa membantu menurunkan kolesterol LDL dan total kolesterol serta trigliserida disamping juga meningkatkan kolesterol HDL
- Aktifitas Fisik. Olahraga teratur selama sekurangnya 30 menit sehari sangat menolong menurunkan LDL dan meningkatkan HDL. Ini juga akan membantu menurunkan berat badan
Dengan mengubah pola hidup ya? Kalau dengan obat-obatan bisa nggak? Ya betul sekali. Ada dua cara penanganan 'hiperkolesterolemia' ini. Yang pertama adalah yang anda sebut tadi: mengubah pola hidup. Bahasa kerennya 'Therapeutic Lifestyle Changes!'. Ini selalu menjadi metode awal. Kalau dengan cara ini hasilnya tidak memuaskan baru ditambah dengan cara kedua: Drug Treatment alias pakai obat-obatan. Yang perlu diingat, cara kedua ini adalah tambahan bukan untuk mengganti. Perubahan pola hidup tetap harus anda jalankan. Karena akan menekan dosis obat anda serendah mungkin Ooo begitu ya? Pertanyaan terakhir nih Dok, dari tadi kita ngomongin masalah kolesterol dan hubungannya dengan penyakit jantung, merokok juga bisa ikut berpengaruh nggak Dok? Pasti itu! Merokok akan berpengaruh merusak dinding pembuluh darah, kalau dinding pembuluh darah rusak akan semakin mudah bagi LDL untuk melekat dan membentuk atheroma. Disitu rupanya efek rokok itu ya? Banyak lagi efek lainnya. Itu hanya salah satunya. Nanti akan kita bahas deh soal itu Janji nih dok? Oke deh, terima kasih ya dok untuk informasinya Sama-sama
|
MedicalNEWS - BAHAYA...
Prinsip Gawat Darura...
wew..liat darah saja saya panik mi. apal...
Steven Johnson Syndr...
berarti harus hati2 tuh