|
Lagi-lagi Soal Flu Burung |
|
|
|
|
Thursday, 13 December 2007 |
Intro Sejumlah kasus avian influenza akibat strain H5N1, atau yang juga dikenal sebagai flu burung yang ditemukan di beberapa wilayah Asia terutama Cina kini menjadi isu hangat. Beberapa dari kasus tersebut telah berujung pada jatuhnya korban jiwa. Penyakit yang secara khusus menyerang unggas ternyata telah bisa ditularkan ke manusia. Berikut ini adalah fakta seputar penyakit heboh ini: Burung Avian influenza menyebar diseluruh dunia dan pertama kali diidentifikasi lebih dari 100 tahun lalu di Italia. . Ada beragam variasi strain virus ini yang menimbulkan gejala beragam mulai dari ringan sampai yang berat. Yang paling mematikan dianggap "patogen utama" dan mampu menyebabkan timbulnya epidemi pada populasi burung mengakibatkan angka kematian yang tinggi dan berlangsung dalam waktu singkat. Burung atau unggas yang bertahan hidup mengekskresikan virus yang memfasilitasi penyebaran selanjutnya. Pembawa Sementara migrasi burung pembawa flu burung itu sendiri relatif lebih kebal terhadap infeksi ini, unggas ternak seperti ayam dan kalkun lebih peka untuk terjangkit epidemi ini. Kontak dengan dua jenis unggas ini yang bisa menimbulkan epidemi flu yang fatal. Pasar burung terutama memainkan peranan penting dalam penyebaran penyakit maut ini. Peternak dibeberapa bagian di Asia terpaksa memusnahkan puluhan juta burungnya demi mencegah semakin meluasnya flu burung. Mutasi Dua karakteristik yang paling menakutkan dari semua virus Influenza tipe A termasuk Avian Influenza, adalah kemampuan mereka untuk bermutasi dan juga menggabungkan materi genetiknya. Penggabungan atau perpindahan antigen inilah yang mengubah virus tersebut menjadi sangat ganas dan menyebabkan pandemi yang sangat mematikan bagi manusia. Penyebaran Keadaan dimana manusia tinggal dekat peternakan unggas dan babilah yang dipandang sebagai ladang ideal bagi berbiaknya virus avian Influenza H5N1. Ini karena babi rentan terhadap kedua strain virus baik virus unggas dan mamalia sehingga berperan sebagai "wadah pencampur" untuk bergabungnya materi genetik dari virus manusia dan unggas. Bukti-bukti yang berkembang juga menunjukkan bahwa manusiapun bisa berperan sebagai "wadah pencampur" H5N1 Avian Influenza strain H5N1 menjadi sumber kekhawatiran utama karena bermutasi dengan sangat cepat dan membawa gen dari virus yang menginfeksi spesies hewan lainnya. Ini dapat menyebabkan penyakit yang berat pada manusia. Semakin banyak manusia yang terjangkit seiring perkembangan waktu, semakin besar kemungkinan manusia menjadi "wadah pencampur" untuk munculnya subtipe baru yang lebih mudah menulari manusia. Pencegahan Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan vaksinasi influenza untuk orang-orang yang berisiko tinggi untuk terpapar virus ini, peralatan dan pakaian pelindung bagi peternak, obat-obat antivirus serta menghentikan penyebaran flu burung pada populasi unggas. Namun bagaimanapun, kemungkinan munculnya pandemi influenza tetap sulit diprediksi. Lagi-lagi yang bisa kita lakukan hanyalah: Waspadalah! Waspadalah! :p DAFTAR NEGARA YANG TELAH TERJANGKIT FLU BURUNG 1. Korea selatan 2. Jepang 3. Thailand 4. Vietnam 5. Kamboja 6. Indonesia 7. Pakistan 8. Cina 9. Laos 10.Taiwan (strain berbeda) sumber cnn.com
|
MedicalNEWS - BAHAYA...
Prinsip Gawat Darura...
wew..liat darah saja saya panik mi. apal...
Steven Johnson Syndr...
berarti harus hati2 tuh