Register
 
Online Info
Visitors: 12303
Komentar Terakhir/Terbaru
Bagaimana menurut anda tampilan website www.dokter-unhas.org ini ...
 
 
Depan arrow Artikel arrow ADNEXITIS, Things You Need To Know Lihat Peta Situs 
 
ADNEXITIS, Things You Need To Know PDF Print E-mail
Friday, 14 December 2007

Seorang teman ngirim pesan hari ini, nanyain apa sih adnexitis itu?
Sekalian untuk berbagi informasi dengan yang lain, jawabannya saya tuliskan aja disini, oke?

Definisi
Adnexitis adalah infeksi/radang pada adneksa rahim.
Biar gak nanya lagi apa itu adneksa, sekalian dijelasin disini.
Adneksa adalah jaringan yang berada disekitar rahim. Ini termasuk tuba fallopi dan ovarium alias indung telur, tempat sel telur diproduksi.
Istilah lain yang sering digunakan untuk menyebut adnexitis adalah PID (pelvic inflamatory disease)

Gejala
Gejala PID bervariasi mulai dari yang ringan dan perlahan-lahan sampai yang berat dan berlangsung dengan cepat. Biasanya ditandai dengan kram atau nyeri perut bagian bawah yang tak berhubungan dengan haid (bukan pre menstrual syndrome). Gejala lain termasuk perdarahan bercak (spot) sampai perdarahan irreguler; keluarnya cairan kental berwarna kekuningan dari vagina; nyeri saat melakukan hubungan intim; demam; nyeri punggung dan keluhan saat buang air kecil.

Siapa Aja Yang Berisiko?
Beberapa faktor dianggap meningkatkan risiko terkena Adnexitis, diantaranya adalah:
-Melakukan aktifitas seks tanpa menggunakan kondom
-Gonta-ganti pasangan seks
-Pasangan seksnya menderita infeksi chlamidya atau gonorhea (kencing nanah)
-Sebelumnya sudah pernah terkena PID

Penyebab
Andeksitis hampir 90 persen disebabkan oleh infeksi Chlamidia dan Neisseria Gonorhea. Karena itu penyakit ini termasuk penyakit yang ditularkan melalui aktifitas seksual. Meskipun tidak tertutup kemungkinan penderitanya terinfeksi lewat cara lain.

Terapi
Karena penyebabnya infeksi bakteri maka Antibiotik adalah terapi untuk penyakit ini. Tergantung dari derajat penyakit biasanya anda akan diberikan suntikan antibiotik yang diikuti dengan obat oral selama 10-14 hari.
Pada beberapa kasus penderita bisa dirawat dirumah sakit. Bahkan perlu tindakan operasi untuk menyingkirkan organ sumber infeksi kalau dengan terapi konvensional tidak berhasil. Adakalanya juga operasi dilakukan untuk memperbaiki organ adneksa yang mengalami scar pasca infeksi.
Yang kudu diingat, kalau kemungkinan anda terinfeksi penyakit ini melaui hubungan seksual maka pasangan anda pun perlu mendapat pengobatan. Karena kalau hanya anda yang diterapi sedangkan pasangan anda tidak makan kasus ini akan terus berulang.

(Dr. Fahrie Haris)

Comments
Add NewSearchRSS
Only registered users can write comments!

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 
 
Advertisement
 
 
 
 •  Home  •  Links  •  Contact Us  •  Search  •  Check Email  •  Create Email  • 
Copyright © 2007 dokter-unhas.org | All Rights Reserved
powered by Mediamax Online